Drupadi

DrupadiKatanya sih, bagian pertama dan kedua dari buku ini berhubungan, tapi entah saya yang kurang menyelami atau gimana, rasa rasanya nggak nemu benang yang menjalin keduanya Di sisi lain, bagian kedua Reinkarnasi cukup mendebarkan Dengan beberapa cerita memuat angle sudut pandang penceritaan yang berbeda, menurut saya itu ide yang menarik. Jika harus memilih tiga cerpen yang paling menarik dari kumpulan cerpen ini, saya akan memilih Drupadi, Requiem , dan Kereta Senja Ketiganya masuk pada bagian kedua buku tersebut, Reinkarnasi Bagi saya bagian reinkarnasi menawarkan kritik sosial yang lebih subtil dengan selubung ajaran karma dan reinkarnasi yang manis Hal itu yang membuatnya lebih menarik dibandingkan bagian pendahulunya yang relatif bernada sama antara satu cerpen dengan cerpen lainnya.. Drupadi saya dapatkan di Bentara Budaya Jakarta, bersamaan ketika saya melakukan obrolan santai bersama Putu Fajar Arcana, penulis buku ini Sejak kemarin saya membaca Drupadi, dan tadi saya selesaikan ketika perjalanan pulang di APTB Satu demi satu cerita saya selesaikan dengan hampir menahan helaan napas ketika tiba di penghujung kalimat di akhir cerita Sebagian besar cerita mengisahkan tentang pembunuhan keji tahun 1965 saat ada oknum yang mengaku ingin menumpas PKI Padahal banyak juga korban yang tidak terlibat apapun dengan PKI turut dibantai dengan kejam Kemudian di bagian kedua buku ini, berkisah tentang reinkarnasi Menurut pengakuan penulis, narasumber dalam buku ini memang benar benar telah melewati masa reinkarnasi yang ceritanya tertulis dalam Drupadi Unik, menyentuh, dan sebagian cerita benar benar membuat merinding Kado yang Terlambat Tiba dan Drupadi merupakan cerita favorit saya dari antologi cerpen ini. Saya tidak terlalu menikmati buku ini.Pertama, cukup banyak kalimat kalimat yang tidak enak dibaca yang artinya menjadi agak lain dari yang dimaksud Pemilihan kata yang kurang sesuai berdampak pada makna yang terdistorsi.Kedua, meski beberapa cerita memiliki konten yang sebetulnya menarik, kemasannya kurang apik, atau epilog yang dibuat terlalu gamblang yang mestinya tanpa dijelaskan pun pembaca sudah paham maksudnya apa Penjelasan itu malah jadi mengganggu akhir cerita.Ketiga, ada cerita yang konfliknya tidak jelas dan terkesan tiba tiba Saya tidak mengerti mengapa tokoh tertentu bisa bersikap demikian kepada tokoh lainnya karena sebelumnya tidak dijelaskan apa apa sama sekali.Dan yang terakhir, tanda baca dan ejaan sepertinya kurang diperhatikan Memang tidak mengubah esensi tapi cukup mengganggu bila kebanyakan salah. Sama sekali nggak bisa nikmatin buku ini. mengandung nilai sastrawi, sejarah, dan ajaran samsara Bali.membaca buku ini kita akan ikut merasakan perihnya tragedi 65 yang hingga sekarang masih menimbulkan traumatik bagi korban korbannya. Drupadi Berisi Dua Kisah Terpisah, Tetapi Saling Berhubungan Bagian Pertama Berisi Kisah Kisah Tragedi Kemanusiaan Tahun , Yang Sampai Sekarang Menyisakan Luka Dan Trauma Kisah Kisah Ini Ditulis Berdasarkan Hasil Riset Bertahun Tahun Dengan Mengumpulkan Kesaksian Para Saksi Mata, Untuk Kemudian Diungkapkan Dalam Bentuk Sastra Bagian Tragedi Ini Dihadirkan Penulis Sebagai Upaya Mendorong Satu Proses Rekonsiliasi Yang Diprakarsai Negara Dendam Yang Mengendap SejakTahun Lalu, Diharapkan Terkikis, Dan Kita Melangkah Mantap Sebagai Warga Negara Yang Tidak Saling Menyimpan LukaBagian Kedua Menyusup Pada Ajaran Karma Dan Reinkarnasi Karma Menjadi Catatan Buku Besar Negeri Langit Yang Dipercaya Sebagai Penyebab Dari Kehidupan Manusia Setelah Mati Dan Dilahirkan Kembali Reinkarnasi Selalu Membawa Akibat Dari Karma Terdahulu Bagian Reinkarnasi Ini Menunjukkan Keseriusan Penulis Melakukan Riset Dan Mengaitkannya Dengan Pencapaian Ilmu Penyembuhan Kedokteran , Yang Disebut Teori Regresi Para Tokoh Dalam Kisah Pada Bagian Ini, Memberi Kesaksian Tentang Dirinya Yang Pernah Menjadi Seseorang Yang Lain Di Masa Lalu Penulis Secara Unik Membiarkan Tokoh Tokoh Yang Sebenarnya Sudah Meninggal Atau Mengalami Inkarnasi Menjadi Makhluk Lain, Menceritakan Kehidupannya Sendiri Absurd Tetapi Mendebarkan Soal Sejarah Kejahatan Yang Nyaris Dihilangkan, Dan Kelahiran Kembali Yang Menggugat Kebenaran Persoalan Teror Dan Ledakan Yang Mengendap Di Dalam Kesadaran Kolektif, Dan Bagaimana Sesungguhnya Epos Dan Dongeng Merupakan Upaya Manusia Melakukan Lompatan Keyakinan Untuk Berdamai Dengan Duka Saras Dewi, Dosen Filsafat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia Dalam Buku Ini, Saya Menyukai Cara Putu Fajar Arcana Mengolah Warisan Literer, Baik Dari Khasanah Sastra Lama Maupun Sejarah, Yang Tak Hanya Diceritakan Kembali, Tetapi Ditafsir Dan Dihadirkan Dengan Kebaruan, Hingga Yang Lampau Muncul Kembali Dengan Pukau,dan Keragaman Tema Membuat Buku Ini Kaya Suasana, Membawa Kita Pada Tamasya Cerita Agus Noor, Sutradara, Penulis Naskah, Dan Cerpenis Yang Produktif Ada Lembaran Kelam Dalam Sejarah Indonesia Yang Kini Terus Tersaput Misteri Meskipun Telah Berlalu Selama Setengah Abad, TragediMasih Menorehkan Luka Yang Tak Kunjung Kering, Karena Bangsa Ini Tak Pernah Benar Benar Mau Mengobatinya Melalui Kumpulan Cerita Pendek Ini, Putu Fajar Arcana Mencoba Membuka Kembali Lembaran Itu Lewat Pendekatan Yang Tidak Frontal, Namun Mengiris Perih Ia Membongkar Endapan Ingatan Yang Terkubur Dalam Kesadaran Bahkan Mungkin Sudah Terlalu Lama Tertimbun Rasa Takut, Trauma, Bahkan Dendam Catatan Putu, Tak Ayal Merupakan Sebuah Ajakan Untuk Melawan Lupa Dan Kita Memang Tak Boleh LupaMyrna Ratna, Wartawan Senior Dan Redaktur Kompas Minggu

Is a well-known author, some of his books are a fascination for readers like in the Drupadi book, this is one of the most wanted Putu Fajar Arcana author readers around the world.

➶ [Reading] ➸ Drupadi By Putu Fajar Arcana ➫ – Webcambestmilf.info
  • Paperback
  • Drupadi
  • Putu Fajar Arcana
  • Indonesian
  • 19 October 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *